Menu

Ditelanjangi Hingga Dipukul Benda Tumpul, Gadis Cantik Ditemukan Tewas

0 Comments


Pemeran pembunuhan, M Iqbal Maulana (20) masyarakat Dusun Geneng, Desa Banjar Banggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, terhadap penyidik akui dirinya sendiri menyengaja menelanjangi korban buat melenyapkan jejak.

“Hasil autopsi tak ada perkosaan, jadi kematian korban lantaran benda tumpul, ” kata Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat, disaat di konfirmasi, Jumat (27/12/2019) di Mapolres Ngawi.

AKP Khoirul mengatakan, tidak hanya dari pernyataan pemeran, hal ini dibuktikan hasil dari visum et refertum, RS Bhayangkara Kediri oleh dr Mustika Spf, swab vagina negatif tak ada perkosaan.

“Jadi itu cuma peralihan yang dilaksanakan terangka biar seakan-akan korban pemerkosaan, ” kata Khoirul.

Ia memasukkan, selesai membunuh korban, pemeran melepas busana, celana, dompet korban, setelah itu membuangnya di sungai.

Dan telpon seluler, serta motor Honda Beat warna hitam AE 3156 JD.

Dikabarkan awal kalinya, seseorang wanita tidak diketahui, diketemukan dalam situasi tidak bernyawa di Petak 51 Resort Pemangku Rimba (RPH) Sidowayah BKPH Kedunggalar, Dusun Sudut, Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu.

Wanita berkulit putih ini diketemukan pada Senin (23/12/2019) kira-kira waktu 08. 00 oleh masyarakat ditempat.

Waktu diketemukan, situasi jasad dalam kondisi telentang di kebun jagung, tanpa ada busana.

Sehabis mengerjakan pengumpulan bukti-bukti sepanjang empat hari, team paduan dari Polres Ngawi serta Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa timur pada akhirnya tangkap pelakunya.

Pemeran namanya M Iqbal Maulana (20) masyarakat Dusun Geneng, Desa Banjar Banggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.

Pemeran diamankan dalam sesuatu jalan di Sidoarjo, selesai jual motor punya korban, Kamis (26/12/2019) siang.

Berdasar hasil kontrol, pemeran adalah residivis perkara pencurian sepeda motor.

PWNU Riau Yasinan Doakan Merry Chirstmas Semoga Berjalan Yang Di Rencanakan

Didapati, pemeran baru-baru ini keluar dari Lapas Kelas II B Ngawi pada 28 November saat lalu.

“Pemeran baru-baru ini selsai melakukan proses pidana. Di sini (Ngawi) 2x, paling akhir 28 November 2019, tempo hari baru keluar. Di Wonogiri 1 kali, targetnya motor semua, ” kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Khoirul Hidayat, Jumat (27/12/2019) siang.

Ia menerangkan, disaat masih berumur 16 tahun, pada September 2016 pemeran mengerjakan tindak pidana curanmor.

Setelah itu, pada Februari 2018, pemeran kembali mengerjakan pencurian motor di Wongoiri.

Paling akhir, pada September 2018, pemeran mengerjakan penggelapan sepeda motor di Ngawi, dengan ketetapan 1 tahun empat bulan penjara.

Pemeran baru keluar dari lapas Ngawi pada 28 November 2019. Belum genap satu bulan, pemeran kembali mengerjakan tindak kejahatan.

Sekarang dia harus kembali berhubungan dengan polisi spbo atas perkara pembunuhan serta pencurian dengan kekerasan yang dikerjakannya pada BU (24).

Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustianto mengatakan, hasil kontrol sesaat, motif terduga mengerjakan pembunuhan lantaran mau mengambil sepeda motor serta banyak barang punya korban.

“Terduga mau kuasai motor serta barang memiliki nilai punya korban,” ujarnya.

Menurut AKBP Dicky Ario Yustianto, motor punya korban telah dipasarkan terangka terhadap satu orang di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo seharga Rp 4, 6 juta.

Tidak hanya tangkap pemeran pembunuhan, polisi pula amankan Miskano (28) , masyarakat Desa Katerongan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *