Menu

Ilmuwan NASA Jelaskan Dinosaurus Ada Di Planet Lain Bimasakti

0 Comments


Saat dinosaurus kuasai Bumi, planet manusi ada disamping galaksi yang benar-benar berlainan dengan sekarang.

Satu animasi baru yang dibikin ilmuwan NASA Jessie Christiansen, tunjukkan berapakah lama perebutan dinosaurus di Bumi berjalan, serta sebegitu pendek masa manusia dalam perbandingan, dengan mencari gerakan tata surya lewat Bima Sakti.

Matahari mengorbit pusat galaksi, mengakhiri perputaran tiap 250 juta tahun atau lebih. Jadi animasi Christiansen tunjukkan jika akhir kali Tata Surya ada pada titik sekarang di galaksi, Triassic Periode ada dalam ayunan penuh, serta dinosaurus barusan mulai ada.

Banyak dinosaurus yang paling ikonik menelusuri Bumi saat planet itu ada dibagian yang benar-benar berlainan dari Bimasakti.

Christiansen mendapatkan inspirasi untuk mengilustrasikan riwayat ini saat ia pimpin pesta penilaian bintang di Institut Tehnologi California di Pasadena. Beberapa peserta bingung saat ia mengatakan Tata Surya kita sudah melewati galaksi saat dinosaurus berkeliaran.

“Itu ialah kali pertamanya saya mengerti jika rasio saat itu – arkeologis, rasio waktu rekaman fosil serta rasio waktu astronomi – sebetulnya pas bersama dengan,” kata Christiansen pada Business Insider, seperti dkutip dari sciencealert.com, Minggu (10/11/2019).

“Lalu saya punyai inspirasi jika saya dapat memetakan evolusi dinosaurus lewat perputaran galaksi.” Seperti berikut ini:

Vippoker99 Agen Judi DominoQQ Online Paling Baik Serta Terkenal Di Indonesia

Christiansen akui perlu seputar empat jam untuk bikin film memakai animasi berwaktu di PowerPoint. Ia mencatat beberapa revisi kecil pada teks dalam videonya: plesiosaurus bukan dinosaurus, serta mengakhiri orbit galaksi tiap 250 juta tahun (bukan 200 juta tahun).

Spiral Tembus Ruangan Angkasa

Pergerakan galaksi lebih susah daripada siaran video animasi itu. Bintang-bintang lain serta skema planet di galaksi bergerak, dengan kecepatan berlainan serta dalam orbit berlainan. Sisi dalam berputar-putar bertambah cepat dibanding sisi luar.

Ditambah lagi, galaksi bergerak lewat ruangan angkasa, perlahan dekati galaksi Andromeda di dekatnya.

“Type animasi membuat terlihat seperti kita sudah kembali pada tempat yang sama, tapi dalam sebenarnya semua galaksi sudah bergerak benar-benar jauh,” kata Christiansen.

“Ini lebih seperti kita lakukan spiral lewat ruangan. Waktu semua galaksi bergerak serta kita berputar-putar di seputar pusat, itu seperti membuat spiral ini.”

Jadi dalam perputaran Tata Surya di seputar pusat galaksi, kita tidak kembali pada titik masih. Lingkungan berlainan dari akhir kali kami ada di sini. Bumi, bagaimana juga, hampir sama; masih sbobet memberi dukungan kehidupan yang kompleks. Itu beberapa karena jalan orbit galaksi matahari.

“Tata surya kita tidak lakukan perjalanan ke pusat galaksi dan balik lagi. Kami tetap ada selama ini dari jarak yang jauh,” kata Christiansen.

Dalam kata lain, serta saat tata surya kita bergerak lewat Bima Sakti, dia tidak dekati pusat yang tidak ramah, dimana kehidupan mungkin tidak bertahan.

“Terdapat beberapa bintang, dengan dinamis tidak konstan, terdapat beberapa radiasi,” kata Christiansen. “Tata Surya kita tentunya tidak melalui itu.”

Itu sisi besar kenapa dinosaurus, mamalia, atau bentuk kehidupan yang lain dapat berada di Bumi.

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *